Khasiat Madu Hutan

Madu hutan terutama yang berasal dari sumbawa menjadikannya salah satu madu pilihan yang paling banyak disukai. Madu sumbawa ini diperoleh dari bunga pohon bidara. Kemudian madu disimpan dalamĀ  kantung madu yang terdapat pada sarang sebagai makanan mereka.

Madu hutan memiliki kandungan gizi yang sama dengan madu jenis lain pada umumnya. Madu merupakan larutan gula yang jenuh atau pemanis alami, rasanya manisnya bisa melebihi gula. Sebagian besar madu memiliki kandungan fruktosa 38,5% dan gluokosa 31%. Selain itu mengandung karbohidrat yang didalamnya mengandung protein, asam amino, enzim, vitamin dan mineral. Madu juga diperkaya akan kandungan antioksidan yang tinggi seperti vitamin c, flavonoid, dan alkaloid.

Manfaat madu hutan sendiri sama dengan madu jenis lainnya, diantaranya adalah :

1. Meningkatkan produksi bakteri yang baik dan membunuh bakteri yang merugikan.

2. Madu juga membantu meningkatkan produksi bakteri baik pada sistem pencernaan sehingga kesehatan organ pencernaan dapat terjaga.

3. Menghambat pertumbuhan dan perkembangan dari bakteri helibacteri pylori yang dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan terutama lambung.

4. Membantu memperbaiki dan melindungi sistem organ-organ pencernaan.

5. Meringankan penyakit diare, dengan cara membantu penyerapan pada elektrolit dan air serta dapat menghambat pertumbuhan dari bakteri E.colli yang menyebabkan penyakit diare, terutama pada anak.

6. Membantu melancarkan buang air besar

7. Meringankan gangguan sembelit atau konstipasi

8. Membantu penyerapan kalsium dalam tubuh, karena madu mengandung asam glukonat yang dapat meningkatkan proses penyerapan kalsium bagi tubuh.

9. Sebagai sumber antioksidan yang sangat tinggi, karena didukung oleh kandungan vitamin C, asam organik, enzim, asam fenolik dan flavonoid.

10. Sumber energi yang baik, karena bersumber dari kandungan fruktosa dan glukosa yang mudah diubah dan dibakar menjadi sumber energi dan tenaga untuk tubuh.

11. Madu aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Penderita diabetes yang identik dengan penyakit gula, ternyata boleh mengkonsumsi madu tanpa khawatir efek samping merugikan bagi tubuh dan penyakit yang diderita.

12. Membantu proses penyembuhan luka. Madu memiliki sifat higroskopis yang tinggi (mudah menyerap air). Oleh karenanya, madu sangat baik untuk menyembuhkan luka bakar, luka terbuka. Sehingga membantu mengeringkan luka, mengurangi pembengkakan dan menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab infeksi pada luka.

Posted in Madu Hutan | Tagged , , , | Leave a comment

Madu Hutan Sumbawa

Indonesia kaya akan hasil madu yang beraneka ragam dari berbagai propinsi yang memiliki nama dan citra rasa tersendiri. Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi sumber penghasil madu terbesar adalah Sumbawa. Madu dari hutan dari sumbawa ini sudah dikenal di seluruh wilayah Indonesia.

Madu dari hutan sumbawa adalah jenis madu murni, lebah yang tidak diternakan dengan kata berasal dari lebah liar yang ditemukan di hutan-hutan sumbawa. Pohon bidara atau dalam bahasa lokalnya goal dan dalam bahasa latinnya disebut ziziphus mauritiana yang merupakan pohon yang paling sering dihuni atau tempat bersarangnya lebah hutan penghasil madu hutan sumbawa.

Mengapa madu sumbawa menjadi madu favorit dan madu terbaik dibanding dengan jenis madu lainnya yang ada di Indonesia, karena memiliki khasiat luar biasa, keunggulan madu hutan sumbawa ini adalah :

1. Madu sumbawa memiliki kandungan air yang lebih sedikit dibanding dengan madu daerah lainnya di Indonesia.

2. Faktor geografis sumbawa memiliki iklim panas dan cuaca yang kering sehingga kandungan airnya lebih rendah.

3. Faktor makanan lebahnya, yaitu bunga dari pohon bidara atau pohon goal yang terkenal banyak memiliki khasiat penyembuh.

4. Proses pemnyaringan madu sumbawa ini, lebih higienis dan tradisional, proses pembuatan dan penyaringan madu ini lebih hati-hati agar tidak merusak manfaat madu itu. Madu sumbawa yang diperoleh dari hutan, dibawa langsung lalu diperas dan disaring kemudian dimasukkan kedalam botol.

Posted in Madu Hutan | Tagged , , , , | Leave a comment